Sukses Kalahkan Raksasa Eropa, Bedah Kejelian Hajime Moriyasu Dalam Meracik Skuad Samurai Biru

Sukses Kalahkan Raksasa Eropa, Bedah Kejelian Hajime Moriyasu Dalam Meracik Skuad Samurai Biru

Ajang akbar Piala Dunia telah dihelat kembali, tahun ini Piala Dunia menjadikan Qatar sebagai host country. Asia sebagai benua penyumbang kontestan di Piala Dunia Qatar 2022 juga turut diperhitungkan. Hal itu terjadi lantaran di beberapa edisi Piala Dunia, wakil Asia sering kali membuat kejutan di laga-laga yang mereka mainkan. 

Jepang sebagai salah satu perwakilan Asia tergabung dalam grub E, bisa dibilang jika grub E menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Samurai Biru. Sebab dalam grub ini skuad kendali Hajime Moriyasu harus bermain melawan Kosta Rika, Jerman dan Spanyol. 

Jika coba diterka berdasarkan komposisi pemain, dan berdasarkan prestasi tim. Di atas kertas Jepang hanya mampu menang lawan Kosta Rika, dan sulit menang melawan Jerman dan Spanyol. Meskipun begitu pelatih Jepang ini tetap memperhitungkan semua lawan Jepang di grub E tanpa pandang bulu. 

Without a doubt, Costa Rica are strong opponents, not only Germany and Spain. I want to prepare to take three points against them in the second game.” Ungkap Hajime Moriyasu yang dipublikasikan dalam sebuah artikel berita di website The Japan Times. 

Dengan segala persiapan dan pertimbangan yang matang, Hajime Moriyasu memanggil 26 pemain untuk menjadi bagian skuad Samurai Biru di gelaran Piala Dunia Qatar 2022. Nama-nama tersebut diantaranya. 

KIPER:

33th - Shuichi Gonda (Shimizu S - Pulse)

30th - Daniel Schmidt (Sint - Truiden)

39th - Eiji Kawashima (Strasbourg)

BEK:

34th - Maya Yoshida (Schalke)

23th - Takehiro Tomiyasu (Arsenal)

31th - Shogo Taniguchi (Kawasaki Frontale)

25th - Ko Itakura (Borussia Monchengladbach)

23th - Hiroki Ito (Stuttgart)

36th - Yuto Nagatomo (FC Tokyo)

25th - Yuta Nakayama (Huddersfield)

28th - Miki Yamane (Kawasaki Frontale)

32th - Hiroki Sakai (Urawa Reds)

GELANDANG:

29th - Wataru Endo (Stuttgart)

27th - Hidemasa Morita (Sporting Cp)

25th - Ao Tanaka (Fortuna Dusseldorf)

30th - Gaku Shibasaki (Leganes)

25th - Kaoru Mitoma (Brighton)

26th - Daichi Kamada (Eintracht Frankfurt)

24th - Ritsu Doan (Freiburg)

29th - Junya Ito (Reims)

27th - Takumi Minamino (AS Monaco)

21th - Takefusa Kubo (Real Sociedad)

25th - Yuki Soma (Nagoya Grampus)

STRIKER:

25th - Daizen Maeda (Glasgow Celtic)

27th - Takuma Asano (Bochum)

24th - Ayase Ueda (Club Brugge) 

Dengan pemanggilan 26 pemain di atas, bisa diketahui jika skuad Jepang didominasi pemain yang bermain di liga top Eropa, terutama yang berkarir di Jerman. Namun, tidak semua pendukung sepak bola Jepang senang, dan sebagian fans Jepang sempat bertanya-tanya. Sebab pemain yang sedang on fire sekelas Kyogo Furuhashi tidak dipanggil.

Bukannya memanggil pemain bintang Celtic, Hajime Moriyasu malah memanggil Shuto Machino menggantikan Yuta Nakayama. Yang mana dua pemain tersebut diketahui memiliki posisi yang berbeda, Shuto seorang striker, dan Yuta seorang defender

Namun sepak bola berbeda dengan matematika, kuat belum berarti akan menang, lemah bukan berarti kalah. Di dalam tiga laga yang sudah dijalani Jepang di babak kualifikasi, Jepang malah kalah melawan Kosta Rika dengan skor 1-0, dan menang melawan Jerman dan Spanyol dengan skor sama 2-1, yang mana kita tahu kedua negara itu sebelumnya digadang-gadang menjadi mimpi buruk Jepang di Piala Dunia Qatar 2022. 

Dengan raihan 6 poin, sukses membawa Jepang lolos ke babak 16 besar, dan membuat Jepang menjadi juara Grub E. Tentu saja banyak fans Jepang yang tidak menyangka dengan hasil luar biasa ini.

Dampak baiknya, hasil di atas mampu membuktikan kejelian sang pelatih Hajime Moriyasu, sekaligus mematahkan keraguan fans sepak bola Jepang atas taktik yang dia rancang,  dan atas pemanggilan beberapa pemain yang dirasa kurang mumpuni. 

Dengan lolosnya Jepang ke babak 16 besar, dilaga selanjutnya Samurai Biru berhak untuk melawan runner up grub F yang dipegang oleh Kroasia.

Jika melihat catatan penampilan Jepang dibabak kualifikasi, sangat mungkin jika Jepang mampu mengalahkan Kroasia, sebab tim yang dihuni bintang Real Madrid, Modric dkk itu bisa dikatakan tidak setangguh skuad Spanyol maupun Jerman.