Spesial Hari Guru: 4 Media Online Ini Menerima Kiriman Tulisan Dari Para Guru Indonesia

Spesial Hari Guru: 4 Media Online Ini Menerima Kiriman Tulisan Dari Para Guru Indonesia

25 November adalah hari yang spesial bagi para pengajar (tenaga didik) di Indonesia, sebab pada tanggal itu diperingati sebagai Hari Guru Nasional. 

Dalam masyarakat mungkin lebih mengenal guru sebagai mereka yang mengajar di lembaga pendidikan formal dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) sampai tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Akan tetapi, realitanya Istilah guru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) diartikan sebagai orang yang yg pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar. 

Jadi, dari pengertian di atas bisa dimaknai jika guru sebenarnya diperuntukkan bagi siapa saja yang tugasnya mengajar, termasuk para guru di Taman Pendidikan al-Quran (TPQ) yang seringnya dipanggil dengan istilah ustad dan ustadzah, pun juga para pengajar di tingkat Perguruan Tinggi yang biasa disebut sebagai dosen. 

Ada banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia, termasuk bagi kumpulan guru dalam memperingati hari guru. Yang mana, umumnya paling sering dilakukan dengan mengadakan upacara dan syukuran bersama. 

Akan tetapi ada juga cara lain yang dilakukan untuk menghargai para guru. Satu diantaranya dengan cara memberikan ruang khusus secara gratis bagi para guru yang ingin berkarya lewat tulisan. Dan hal itu diterapkan oleh beberapa media online di Indonesia. 

1. Matrapendidikan.com

Matrapendidikan.com merupakan sebuah media yang dijalankan oleh seseorang dengan julukan "Uda Awak", dalam keterangannya nama matrapendidikan.com dimaknai dengan matra yang berarti ranah/kawasan, dan pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia agar menjadi berdayaguna. 

Kegiatan pengembangan profesi guru menjadi alasan kenapa matrapendidikan.com menerima kiriman tulisan dari para guru. 

Meskipun menerima tulisan dari guru manapun, tetap terdapat aturan dalam setiap tulisan yang ingin dikirimkan, seperti syarat minimal tulisan berjumlah 500 kata & karya tulisan harus bertemakan mengenai pendidikan. Untuk pengiriman tulisan bisa dilakukan melalui email udaceawak@gmail.com 

2. Satuguru.id

Satuguru.id  bisa dikatakan menjadi media online yang begitu informatif. Media ini cocok digunakan rujukan bagi para akademisi seperti guru, dosen dan pelajar baik ditingkat sekolah menengah sampai Perguruan Tinggi. 

Hal itu selaras dengan tujuan awal pembentukan satuguru.id  yang didedikasikan sebagai pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan sekolah secara keseluruhan. 

Tidak ada ketentuan khusus jika ingin mengirim tulisan ke media ini, hanya saja sama seperti media-media yang lain. Pengiriman tulisan hanya bisa dilakulan melalui email dengan nama redaksi@satuguru.id

3.SMPN 4 Pakenjeng 

SMPN 4 Pakenjeng  adalah sebuah SMP negeri yang berlokasi di Jl. Raya Tegalgede, Pakenjeng, di Garut Jawa Barat. 

Website yang mereka miliki bernama smpn4pakenjeng.sch.id,  tertulis dalam website pihak SMPN 4 Pakenjeng menerima tulisan dari siapapun, termasuk dari para guru luar Jawa Barat. Untuk pengiriman tulisan bisa dikirim melalui 2 cara. 

Cara pertama melalui email smpn4pakenjeng@gmail.com dan cara kedua melalui upload berkas tulisan dalam formulir daring yang disediakan di website SMPN 4 Pakenjeng . 

Tidak ada jumlah minimal tulisan, atau ketentuan aturan yang diberlakukan di media ini, namun setiap tulisan yang diterima akan melalui proses pemeriksaan & proses editing terlebih dahulu. 

4. Lebur.id

Lebur.id adalah media yang dirancang untuk mewadahi tulisan para penulis yang punya selera menulis santai tapi enerjik. 

Media online ini menerima berbagai jenis tulisan dalam rubrik yang bermacam-macam. Dan bagi Anda yang berprofesi sebagai guru, bisa mengirimkan tulisan ke bagian rubrik Pena Guru. 

Rubrik Pena Guru menerima karya tulisan tentang dunia pendidikan. Tertulis apabila ingin mengirim tulisan, maka harus berjumlah antara 500-800 kata. Dan tulisan tersebut selanjutnya dikirim ke email redaksi@lebur.id dengan subjek Pena Guru. 

Selain dituntut untuk totalitas dan profesional dalam mengajar, para guru juga diharuskan memiliki karya, yang utamanya dalam bentuk tulisan. Dan di momen Hari Guru inilah, waktu tepat untuk memulai menerbitkan karya-karya tulisan para guru di Indonesia.