7 Rekomendasi Obat Batuk dan Pilek untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Bagaimana cara mengatasi sakit flu untuk ibu hamil dan menyusui? Berikut 7 rekomendasi obat batuk dan pilek untuk ibu hamil dan menyusui.

7 Rekomendasi Obat Batuk dan Pilek untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Obat batuk dan pilek ibu hamil dan menyusui, (Image by lookstudio on Freepik)

Musim hujan dengan cuaca yang tak menentu dan suhu yang dingin membuat sebagian besar orang rentang terserang penyakit flu, yaitu batuk dan pilek. Mereka yang terserang penyakit ini tak kenal usia, mulai anak-anak hingga orang tua.

Untuk mengobati gejala batuk dan pilek, mereka yang tidak memiliki kondisi kesehatan tertentu dapat membeli obat batuk di apotek dengan dosis yang ditentukan. Namun bagaimana dengan ibu hamil dan menyusui? Mengingat ada janin dan bayi yang harus dilindungi, ibu hamil dan menyusui tidak diperbolehkan sembarangan mengonsumsi obat.

Lantas apa obat batuk dan pilek untuk ibuk hamil dan menyusui?

Laserin

Obat batuk Laserin tampaknya masih manjur digunakan sejak jaman dahulu hingga kini. Obat herbal satu ini aman dikonsumsi ibu hamil dan menyusui untuk meradakan batuk, masuk angin, muntah, dan melegakan pernapasan.

Obat ini aman digunakan karena tidak menggunakan bahan kimia dalam kandungannya sehingga tidak membahayakan janin dalam kandungan ataupun bayi yang disusui.

Nin Jiom Pei Pa Koa

Nin Jiom Pei Pa Koa menuliskan dengan jelas pada kemasannya bahwa obat satu ini merupakan obat batuk cap Ibu dan Anak. Dikemas dengan amat sederhana, obat batuk berdahak ini merupakan obat asal TIongkok yang tidak hanya dapat meredeakan batu, tapi juga dapat mengobati asma dan merawat kesehatan paru-paru.

Obat ini dapat dikonsumsi langsung ataupun dengan tambahan air hangat. Untuk hasil yang maksimal, obat ini direkomendasikan untuk dikonsumsi 30 menit atau 1 jam sebelum makan. Serta yang penting, obat ini juga menyediakan versi tanpa gula yang lebih sehat dan aman untuk penderita diabetes.

OB Herbal

Seperti namanya, obat ini merupakan obat herbal dengan kandungan alami yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Namun, disarankan mengonsumsi ini jika usia kehamilan sudah menjika 5 bulan ke atas. Jika belum, harap konsultasikan dengan dokter kandungan.

Obat ini dapat mengobati batuk, masuk angin, mengencerkan dahak hingga melegakan pernapasan. Kandungan di dalamnya antara lain akar manis, jeruk nipis, jahe, biji pala, madu, dan meniran. Untuk diketahui, obat ini tidak mengandung alkohol dan diproduksi sesuai standar GMP dan CPOTB.

Silex

Obat Silex merupakan obat herbal yang dapat melegakan pernapasan karena kandungan althaea dan serpylli, mencairkan lendir, dan mengatasi batuk berdahak. Di dalamnya terdapat kandungan ekstrak thyme, primulae, althaea, droserae, seroyli, eucalyptus oil, anise oil, menthol oil, dan saccharin yang aman untuk ibu hamil dan menyusui. Selain untuk orang dewasa, obat ini juga aman dikonsumsi anak-anak.

Nutrimax C&C Syrup

Obat ini juga merupakan obat herbal dari Nutrimax yang merupakan kombinasi dari 4 herbal yaitu Lvy Leaf, Thyme, Licorice, dan Elderberry Extract yang dapat mengatasi batuk, pilek, dan flu untuk anak-anak hingga dewasa.

Dalam obat ini juga terkandung madu yang dapat meredakan sakit tenggorokan. Aman dikonsumsi ibu hamil dan menyusui, obat ini bekerja sebagai antivirus, antibakteri alami, dan antiseptik saluran pernapasan yang baik untuk menjaga imun tubuh.

Qnc Jelly Gamat

Jika ragu dengan keamanan obat kimia, Qnc Jelly Gamat dapat menjadi alternatif yang tepat untuk mengatasi batuk dan pilek ibu hamil dan menyusui. Kandungan alami di dalamnya seperti ekstrak teripang emas yang diambil langsung dari perairan terbaik di Indonesia menjadi salah satu bahan utama yang diandalkan.

Panadol Cold dan Flu

Obat ini mengandung Paracetamol, Pseudoephedrine HCl, dan Dextromethorpan HBr yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui. Selain flu, obat ini juga dapat meringankan gejala sakit kepala, demam, dan pegal-pegal.

Kandungan Dextromethorpan di dalamnya dapat melegakan hidung tersumbat hingga membantu mengencerkan ingus. Untuk dosis yang aman, ibu hamil dan menyusui disarankan berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter.