Masker Dari Micin, Pahami Efek Baik dan Bahayanya Di Sini

Masker dari micin dengan adonan bahan alami viral menjadi perawatan kulit murah meriah. Sejauh mana kebenaran klaim atas masker tersebut?

Masker Dari Micin, Pahami Efek Baik dan Bahayanya Di Sini

Belakangan viral di berbagai laman social media mengenai penggunaan masker dari micin. Biasanya micin ini menjadi adonan dengan sejumlah bahan lain seperti susu, kunyit, tomat, madu, minyak zaitun dan masih banyak bahan alami lain.

Dalam video yang viral tersebut klaim muncul menyatakan bahwa terapi masker dari micin ini luar biasa efektif. Bahkan lebih efektif dari beragam produk perawatan kulit yang berharga ratusan ribu.

Adonan masker hasil racikan tersebut diklaim akan sangat membantu memutihkan kulit, menghilangkan flek dan noda bekas jerawat. Bahkan juga efektif mengatasi kerutan dan jerawat sekaligus.

Terdengar seperti skincare serba bisa bukan? Apalagi dengan menggunakan bahan-bahan alami seperti tadi yang sudah pasti murah meriah serta mudah untuk Anda dapatkan.

Tetapi, bagaimana sebenarnya kebenaran klaim tersebut? Benarkah MSG atau micin memiliki keampuhan demikian baik untuk kesehatan kulit?

Apakah Benar Masker Dari Micin Ini Kaya Manfaat?

Melihat apakah masker dari micin ini bermanfaat tentu saja harus melihat seluruh bahan yang masuk ke dalam adonan. Bilapun bermanfaat, sebenarnya ini adalah perpaduan antara susu, kunyit, tomat dan banyak kandungan lain.

Sulit untuk mengklaim keistimewaan MSG hanya dari ramuan masker yang jelas tidak memiliki konsistensi MSG sebagai bahan tunggal.

Apakah MSG Benar Baik Untuk Kulit?

Merujuk pada penjelasan dr Richard Lee pada salah satu videonya, MSG alias micin bukan jenis produk bersifat iritan. Jadi, lepas dari apakah bahan ini bermanfaat, menggunana  micin untuk merawat kulit tidak berbahaya dalam kacamata medis.

Ini tentu saja penting, karena ternyata ada banyak bahan alami yang memiliki sifat iritan. Jadi meski alami tetap bisa menyebabkan efek iritasi dan peradangan pada kulit. Sebut saja seperti bawang putih atau cuka apel.

Namun bila bicara soal manfaat, ada banyak hal terlebih dulu yang perlu kita pahami. Untuk bisa melihat sejauh mana manfaat dari produk masker alami tersebut.

MSG atau micin merupakan bahan penambah rasa yang terbuat dari perpaduan antara sodium dan asam glutamik. Perlu Anda pahami bahwa intensitas sodium pada MSG tidak sepadat pada garam dapur atau garam meja. Kadarnya hanya pada kisaran 30% dari total sodium dalam garam biasa.

Di dalam MSG terdapat asam glutamat yang berasal dari proses fermentasi glukosa dari bahan pati seperti sari jagung, sari singkong atau sari tebu. Proses fermentasi menggunakan jenis glutamic acid bacterium.

Melihat dari sejumlah fakta tersebut, MSG memang berpotensi memberi manfaat untuk kulit. Meski belum ada riset yang cukup kuat untuk memastikan hal tersebut. Apalagi sebenarnya MSG dalam kadar terbatas dapat Anda temukan dalam banyak bahan alami.

Sejauh ini fakta yang terungkap pasti adalah MSG terbukti membantu retensi air, sehingga akan membantu menahan air pada kulit. Ini akan menjaga kelembaban kulit dengan lebih baik.

Namun ada sejumlah klaim yang lebih berupa fakta empiris atau berdasar pengalaman dan tidak berdasar riset klinis. Bahwa MSG mungkin memberi efek eksfoliasi yang tidak memicu iritasi. Jadi ini akan membantu mengangkat sel kulit mati pada kulit dan mempercepat regenerasi kulit.

Klaim lain yang belum terbukti secara klinis adalah MSG dengan kandungan asam glutamat bisa membantu mengurangi sebum dan mungkin membantu mengatasi infeksi jerawat.

Kandungan Lain Dalam Masker dari Micin

Sebagaimana Anda pahami, masker dari micin ini juga mengandung cairan tomat, kunyit, zaitun, susu, madu dan lain sebagainya.

Justru riset klinis atas bahan-bahan tersebut sudah banyak muncul yang membuktikan manfaat dari bahan-bahan tersebut.

Seperti kandungan likopen tomat yang tinggi baik untuk atasi peradangan dan membantu regenerasi kulit. Kunyit sebagai anti radang dan meratakan warna kulit, susu dan zaitun untuk memperbaiki skin barrier kulit, madu untuk meningkatkan kelembaban dan anti radang.

Dari gambaran ini, sulit menerima klaim bahwa micin memiliki manfaat yang kaya untuk kulit. Tetapi, masker dari micin dengan bahan-bahan alami tersebut memang memiliki potensi untuk memperbaiki kondisi kulit Anda.

Namun pastikan tidak termakan overklaim mengenai bahan ini. Karena meskipun akan bekerja pada kulit Anda, hasilnya tidak akan cepat sebagaimana diviralkan.

Hanya saja, pastikan memakai dalam jumlah yang moderat. Hindari pemakaian masker dari micin ini setiap hari. Serta selalu pantau kondisi kulit karena kadang produk-produk alami ini juga bisa memicu iritasi dan kulit kering bila Anda gunakan berlebihan.