Dita Karang, Gadis Bali Jogja Yang Sukses Tembus Dunia KPOP

Siapa Dita Karang? Apa yang menyebabkan artis Kpop dari grup Secret Number ini banyak digemari? Apa pesona dari gadis ini?

Dita Karang, Gadis Bali Jogja Yang Sukses Tembus Dunia KPOP
Kpopping

Sejak awal berdiri, Secret Number menjadi salah satu grup K-pop unik yang memiliki anggota dari berbagai negara. Di antaranya adalah gadis asal Jogja berdarah Bali, Dita Karang.

Nama asli Dita Karang relatif panjang, Anak Agung Ayu Puspa Aditya Karang. Dari namanya saja sudah dapat terbaca bahwa gadis kelahiran 25 Desember 1996 ini memiliki garis keturunan ningrat dari kerajaan Karangasem Bali.

Di bulan yang juga menjadi bulan kelahiran dari gadis bermata besar ini. Kita akan coba mengulas sedikit bagaimana kisah seorang Dita Karang hingga bisa sukses debut bersama Secret Number pada 19 Mei 2020.

Dita Karang Sudah Menggeluti Tari Dan Dance Sejak Kecil

Sejak kecil, Dita Karang yang besar di kota Yogyakarta ini sudah terjun ke dunia tari dan dance. Tidak tanggung-tanggung dari tari tradisional termasuk Bali hingga tari modern dan modern klasik macam balet dan ballroom dance pun dia dalami.

Memasuki masa SMA, Dita menempuh pendidikan Menengah Atasnya di Stella Duce, yang terkenal dengan disiplinnya namun juga memberi ruang luas untuk mengembangkan bakat. Termasuk di antaranya bakat tari dari Dita Karang.

Selama masa SMA ini beberapa kali Dita Karang meraih juara pada lomba-lomba dance modern yang bersama club dance SMA Stella Duce, Razzle Evanore.

Dita Karang tak berpuas diri, untuk terus mengembangkan kemampuan dancenya, Dita memilih untuk dance dan seni pertunjukan lebih dalam di American Musical and Dramatic Academy, New York, Amerika Serikat.

Bagaimana Dita Karang Bisa Debut Di Korea

Selama masa tinggalnya di New York, Dita berulang kali mencoba beberapa audisi. Termasuk audisi boardway dan audisi kpop. Salah satunya pada salah satu agency baru Korea bernama Vine Entertainment.

Sejak audisi, Vine tertarik dengan talenta Dita sehingga mengharapkan Dita untuk menjajal kembali audisi di Korea untuk bisa turut proses trainee lebih lanjut.

Berbekal keyakinan diri, Dita meminta ijin pada kedua orang tuanya untuk bisa mencoba peruntungan di Korea. Bahkan saat itu Dita belum fasih berbahasa Korea. Dita berangkat dengan berbekal fakta dirinya diterima sebagai tim dancer sebuah club dance besar Korea Selatan,  1 Million dance club.

Berangkat dari sinilah kemudian Dita akhirnya sukses lolos audisi lanjutan di Vine Entertainment dan menjadi bagian dari trainee agency muda tersebut. Menjalani masa-masa latihan yang keras dan ketat sebagaimana lazimnya masa trainee di banyak agency K-pop lainnya.

Hingga pada 19 Mei 2020, Grup yang digawangi oleh Dita bersama 4 member lainnya yakni Denise, Soodam, Lea dan Jinny sukses debut dengan lagunya Who Dis.

Kini, setelah 2 tahun Secret Number masih menjadi salah satu grup multinasional yang banyak dikagumi dengan sederet hits seperti Doomchita, Tap dan Fire Saturday. Meski keanggotaan dalam grup sempat mengalami perubahan dengan keluarnya Denise dan masuknya dua member baru, Minji dan Zuu.

Pesona Seorang Dita Karang

Dita memiliki keunikan bagi banyak fansnya, terutama karena dia hadir dengan gaya kesantunan khas orang Jawa karena dia besar di kota Yogyakarta.

Dita dikenal dengan gerakan dancenya yang tegas dan kuat. Sementara itu vokal Dita yang notabene bukan menjadi main vocal dalam grup Secret Number justru berulang kali diposisikan pada nada-nada tinggi dan menantang.

Belum lama Dita Karang hadir pada sebuah acara dikedubes Korea Selatan dalam rangka ikatan regional Korea Selatan dan Indonesia. Bahkan hadir saat Presiden Jokowi menyambangi Korea Selatan beberapa bulan lalu.

Pada acara-acara demikian, Dita tampil anggun dengan kebaya dan gaun bertema batik yang megah. Memperlihatkan sisi Indonesia Dita yang kuat.

Tidak hanya itu, Dita masih mempertahankan warna kulit yang yang lebih dekat dengan kulit orang Indonesia kebanyakan. Masih kerap berbicara dalam bahasa Indonesia bersama fans-fansnya. Bahkan tak segan membuat tato dalam tulisa Hanacaraka yang membuat Indonesia makin bangga dengan Dita Karang.