Ciptakan Sejarah, Maroko Lolos 8 Besar Piala Dunia Qatar 2022

Ciptakan Sejarah, Maroko Lolos 8 Besar Piala Dunia Qatar 2022

Laga lanjutan di babak 16 besar Piala Dunia 2022 kembali dilaksanakan. Setelah Argentina, Belanda, Prancis, Inggris, Kroasia, dan Brazil, sekarang giliran Maroko ikut menyusul mereka lolos ke babak quarter-final

Dikutip dari laman website arabnews.com, sebelum laga dimulai, pelatih Tim Nasional (Timnas) Maroko sudah berkata jika skuadnya akan berusaha berjuang keras dalam Piala Dunia Qatar tahun ini, dia juga mengatakan jika Maroko ingin membuat sejarah bagi negara mereka. 

"We don’t want to have an eye on the Croatia and Belgium match to decide our own fate, we (need to) give everything we’ve got so we have no regrets at the end. We’ll give everything we’ve got. Our players want to make history and will give 110 percent to ensure the Moroccan population is happy." Ucapnya 

Lolosnya Maroko ke babak 8 besar Piala Dunia terjadi setelah skuad pimpinan Walid Regragui berhasil mengalahkan negara Spanyol lewat babak adu pinalti. 

Mirip dengan pertandingan Jepang vs Kroasia, laga Maroko melawan Spanyol juga berjalan begitu alot. Setelah peluit menit pertama dibunyikan kedua negara bermain imbang sampai laga berlanjut ke extra time

Secara statistik sebenarnya Spanyol jauh lebih unggul dari Maroko. Skuad asuhan Luis Enrique ini bahkan menguasai posisi sampai 77%. Selain itu mereka juga berhasil melakukan tembakan hingga 13 kali, tapi tidak ada satupun yang berhasil jadi gol. 

Jumlah gol yang terjadi di laga adu pinalti ini juga cukup telak, sebab tak ada satu gol pun yang tercipta dari sepakan pemain Spanyol, dengan sigap penjaga gawang bernama Bono itu menggagalkan setiap bola tendangan lawan. 

Semua sepakan bola yang ditendang Sabaria, Soler dan Busquets gagal berbuah jadi gol untuk Spanyol. Sedangkan 3 dari 4 sepakan yang dibuat pemain Maroko lolos jadi gol. 

Sepakan pertama dicetak oleh Sabiri dan mampu berbuah gol, sepakan kedua juga berbuah gol yang ditendang oleh Ziyech. Berbeda dengan sebelumnya, sepakan ketiga yang dibuat Benoun gagal berbuah gol. Terakhir, sepakan panenka yang ditendang oleh Hakimi berhasil jadi gol, dan menjadi penentu kemenangan Maroko. 

Selain karena keahlian pelatih dan pemain dalam meracik dan memainkan bola. Terdapat faktor lain yang mempengaruhi kemenangan Timnas Maroko, yakni dari keberadaan keluarga masing-masing pemain di bangku tribun penonton. 

"Based on our experience in 2018, along with our technical team, we chose the option to bring the families. Some players have kids, some would rather have their parents with them. We did a good job in that regard. When you win, there’s no negatives, everyone is happy, but if you lose they will say ‘Why did you bring the families?." Jelas pelatih Timnas Maroko. 

"We meet them after the game and then we concentrate on the next one. The spirit of family off the pitch, we want to bring that onto the pitch, and until now it’s functioning very well." Imbuhnya. 

Dalam setiap laga hampir bisa dipastikan jika Hakimi akan berlari ke tribun penonton untuk menemui ibunya. Bahkan foto dan videonya saat mencium ibunya juga ikut viral di media sosial. 

Hal Ini menjadi bukti, jika cara yang dilakukan official team dari Timnas Maroko membawa keluarga pemain lumayan efektif membawa dampak positif bagi para pemain. 

Sebenarnya kemenangan ini bukan hanya menjadi hari bersejarah bagi Maroko, tapi juga bagi benua Afrika. Sebab Maroko sukses menjadi negara Afrika ke-4 di Piala Dunia yang berhasil lolos ke tahap quarter-final setelah terjadi terakhir kali di tahun 2010 lalu.