Bukan Karena Tidur Pulas, Inilah Penyebab Ngorok dan Cara Mencegahnya

Bukan Karena Tidur Pulas, Inilah Penyebab Ngorok dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi Mendengkur Saat Tidur (pexels.com)

Mendengkur atau ngorok dapat dialami oleh siapapun, baik laki-laki maupun perempuan, usia dewasa bahkan anak-anak. Meskipun terlihat bukan hal yang serius, bisa jadi sering ngorok menjadi pertanda adanya gangguan kesehatan. Terlebih lagi, suara dengkuran membuat orang lain yang mendengarnya akan merasa terganggu dan tidak nyaman. Kira-kira apa saja penyebab ngorok dan bagaimana cara mencegahnya?

Penyebab Ngorok Saat Tidur

Umumnya, dengkuran terjadi saat udara memasuki area tenggorokan dengan saluran yang menyempit pada waktu tidur. Sehingga hal ini menyebabkan jaringan di dalam tenggorokan menjadi bergetar. Adanya penyempitan saluran pernapasan karena otot tenggorokan yang mulai melemah akibat penuaan. Semakin terhalang saluran pernapasan, suara dengkuran pun akan semakin keras.

Selain itu, terdapat faktor penyebab ngorok lainnya yaitu.

Obesitas

Dalam situs Sleep Apnea, Martinique Edwards menjelaskan hubungan obesitas dengan potensi seseorang mendengkur saat tidur. Penderita obesitas memiliki masalah lemak berlebih pada sistem pernapasan dan hal ini juga yang menyebabkan saluran pernapasan semakin menyempit. Penyempitan saluran ini meningkatkan risiko seseorang mendengkur saat tidur terutama pada malam hari.

Saluran Napas Tersumbat

Saluran napas yang tersumbat diakibatkan oleh adanya gangguan pada hidung seperti polip dan sinus. Ukuran polip memengaruhi lancarnya sistem pernapasan, semakin besar ukuran polip maka akan memicu penyumbatan karena menghalangi pembuangan lendir dari sinus. Lendir yang terperangkap di dalam sinus juga menjadi faktor penyebab seseorang ngorok saat tidur.

Penyakit Tiroid

Gangguan tiroid dengan gejala mendengkur yaitu penyakit Hashimoto atau dikenal juga dengan tiroiditis Hashimoto. Dikutip dari Halodoc, penyakit ini menyebabkan kelenjar tiroid meradang, terdestruksi, hingga kelenjar tidak mampu menghasilkan hormon tiroid.

Kurang Tidur

Saat kamu kurang tidur, maka risiko mendengkur akan menjadi lebih besar karena kondisi otot tenggorokan yang menyebabkan sistem pernapasan terhambat.

Sleep Apnea

Penderita sleep apnea biasanya tidak akan sadar bahwa dirinya mengorok. Namun, seringkali orang dengan sleep apnea akan terbangun pada malam hari karena tersedak. Penderita juga akan mengalami mulut kering dan kepala terasa sakit setelah bangun tidur. Sleep apnea juga dapat menyebabkan penderitanya menjadi sulit berkonsentrasi dan mudah mengantuk pada siang hari.

Posisi Tidur

Posisi tidur yang kurang tepat seperti telentang, akan menyebabkan lidah bergerak ke bagian belakang tenggorokan sehingga menghalangi aliran udara yang melewati tenggorokan.

Jenis Kelamin

Dalam situs Sleep Education, dijelaskan bahwa kaum pria lebih sering mendengkur dibanding wanita. Kebiasaan mendengkur pada pria akan menurun saat usianya sudah mencapai 70 tahun ke atas.

Selain penyebab di atas, terdapat pula faktor risiko yang meningkatkan peluang seseorang mendengkur, yaitu.

  • Faktor genetik

  • Masa kehamilan

  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu

  • Proses penuaan

  • Mengonsumsi minuman beralkohol

Cara Mencegah Dengkuran

Mendengkur dapat mengganggu kenyamanan orang yang berada di dekat kamu, berikut cara mencegah ngorok saat tidur.

  1. Ubah Posisi Tidur

Posisi tidur telentang akan meningkatkan risiko mendengkur. Dengan meninggikan posisi kepala sekitar 10 cm, sistem pernapasan akan lebih mudah untuk bekerja. Kamu juga dapat mengubah posisi tidur menjadi miring.

  1. Turunkan Berat Badan

Jika mengalami obesitas, hal pertama yang dapat dilakukan adalah menurunkan berat badan. Sehingga jaringan lemak pada bagian tenggorokan akan berkurang dan tidak mengurangi ukuran saluran pernapasan.

  1. Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok dapat membuat selaput di hidung dan tenggorokan mengalami iritasi. Hal inilah yang menyumbat saluran pernapasan.

  1. Perhatikan Asupan yang Dikonsumsi

Hindari minum alkohol menjelang tidur karena dapat mengendurkan otot tenggorokan. Makan dalam porsi besar juga bisa memperparah suara dengkuran.

  1. Rutin Berolahraga

Untuk mengencangkan otot tubuh termasuk otot tenggorokan, kamu hanya perlu berolahraga secara rutin agar kebiasan mendengkur menurun.

Itulah penjelasan apa saja penyebab ngorok saat tidur dan tips mencegahnya. Jika mendengkur terjadi dengan frekuensi yang sering, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat.