Bawa Argentina Juara Piala Dunia 2022, Lionel Messi Sah Jadi GOAT! Intip 10 Perjalanan Karirnya

Menangkan Piala Dunia 2022, Leo Sah jadi GOAT! berikut perjalanan karir Messi kecil hingga jadi mega bintang hari ini!

Bawa Argentina Juara Piala Dunia 2022, Lionel Messi Sah Jadi GOAT!  Intip 10 Perjalanan Karirnya
Lionel Messi Bawa Argentina Juara Piala Dunia 2022/Twitter/@FIFA World Cup

Juara Piala Dunia 2022 - Lionel Messi! Kini berhasil membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022. Status Greatest of All Time (GOAT) resmi disandangnya tanpa debat lagi!

Messi menuntaskan Piala Dunia 2022 dengan gemilang kala membantu Tim Tanggo itu mengalahkan Prancis di final, Minggu, 18 Desember 2022 malam WIB.

Sempat unggul 2-0 di babak pertama, Argentina harus dipaksa memainkan perpanjangan waktu karena Prancis menyamakan skor 2-2. Saling berbalas di babak extra time 2x15 menit membuat skor akhir 3-3 dan adu penalti harus dilakukan.

Argentina menang 4-2 sekaligus merengkuh trofi juara dunia ketiganya sejak 1978 dan 1986. Akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun.

Sejak juara bersama Diego Maradona, Argentina memang kerap jadi pecundang di turnamen-turnamen besar, termasuk kekalahan di final 1990 dan 2014.

Terlebih untuk Messi yang selalu dikritik karena tampil buruk di timnas, di saat dia selalu bermain luar biasa untuk klubnya Barcelona kala itu.

Sehebat-hebatnya Messi, dia selalu gagal untuk membawa Argentina berprestasi di level tertinggi. Yang ada Messi akrab dengan kekalahan demi kekalahan.

Empat final besar bersama Argentina, satu di Piala Dunia dan tiga di Copa America selalu berujung duka. Status Pemain Terhebat Sepanjang Masa Messi pun dipertanyakan.

Di saat bersamaan, rivalnya Cristiano Ronaldo justru bisa juara bersama Portugal di Euro 2016 dan UEFA Nations League.

Meski sempat di cap buruk dalam beberapa laga level tinggi, Messi bisa dibilang salah satu pesepak bola sukses masa kini, ia berhasil menorehkan rekor dan prestasi di berbagai level dan ajang. Bersama Cristiano Ronaldo, Messi diakui sebagai talenta yang paling hebat setelah era Pele dan Maradona.

Dirangkum dari berbagai sumber, Senin, 19 Desember 2022, berikut kisah perjalanan Lionel Messi dari kecil hingga menjadi seorang mega bintang masa kini.

 

 (foto: Twitter/@FIFA World Cup)

1. Lionel Messi di Newell's Oldboys

Leo, sapaan akrab Lionel Messi mengawali karier di klub sepak bola anak-anak bernama Newell's Old Boys. Dia yang saat itu baru berusia 8 tahun dimasukkan ke sekolah sepak bola kedua orang tuanya.

Ayah Messi bekerja sebagai buruh pabrik besi dan ibunya merupakan pembantu rumah tangga. Keduanya begitu sibuk sehingga harus menitipkan anaknya ke klub sepak bola, agar Messi bisa bermain bola seharian tanpa khawatir di luar pengawasan orang tuanya dan tak perlu merasa kesepian karena orang tuanya sibuk bekerja. Dari klub tersebut, bakat Messi kemudian mencuri perhatian pemandu bakat di Argentina saat itu.

 

(foto: Twitter/@FIFA World Cup)

2. Menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Barcelona.

Pada usia 11 tahun, Lionel Messi sempat di diagnosis menderita kekurangan hormon pertumbuhan. Kondisi di mana kemungkinan besar Messi tidak bisa menjadi pemain sepakbola profesional karena tubuhnya tidak bisa tumbuh tinggi layaknya anak nomar lain pada umumnya.

Kondisi ini sempat membuat Messi kehilangan kesempatan untuk menjadi pesepak bola profesional. Kala itu klub besar di Argentina, River Plate berniat untuk memboyong Messi, namun karena mereka tak punya cukup biaya untuk mengobati Messi, klub River Plate akhirnya mengurungkan niat tersebut.

Sampai akhirnya klub asal Spanyol menaruh minat lebih pada Messi. Mereka bahkan bersedia membiayai pengobatan Messi. Direktur olahraga saat itu terpukau dengan kemampuan Lionel Messi dan langsung bersedia untuk merekrut anak muda itu.

Namun uniknya, ketika hendak memberikan penawaran kontrak, dirinya tak membawa kertas sehingga proses tanda tangan kontrak dituliskan di atas sebuah tisu makan.

 

(foto: Lionel Messi bersama istri tercinta Antonella Roccuzzo/Twitter/@FIFA World Cup)

3. Bermain di Akademi La Masia

Setelah Messi dan ayahnya pindah ke Spanyol, Messi melakukan proses pengobatan dan bermain untuk akademi muda Barcelona, La Masia. Di sana dia semakin mengasah bakatnya baik secara fisik, mental, dan juga teknik dalam mengolah pergerakan bola.

Messi bermain untuk tim junior Barca dari 2000-2005. Musim 2003-04, dia mencetak rekor di lima tim berbeda, tampil satu laga di Juvenil B (satu gol), dan dipromosikan ke Juvenil A (14 laga, 21 gol).

Kemudian Messi tampil untuk FC Barcelona C di Tercera División, pada 29 November 2003 dan untuk FC Barcelona B di Segunda División B pada 6 Maret 2004.

Lionel Messi bermain untuk tim-tim tersebut sepanjang musim (delapan laga, lima gol, dan lima laga, tanpa gol. Bahkan sebelum debut-debut tersebut, Messi telah tampil secara resmi untuk pertama kali sebagai tim utama pada 16 November 2003, di usia 16 tahun dan 145 hari, di sebuah laga persahabatan melawan FC Porto.

(foto: Messi, istri Antonella Roccuzzo dan ketiga anaknya: Thiago, Mateo & Ciro/Twitter/@FIFA World Cup)

4. Debut pada 2004

Lionel Messi berhasil menembus tim senior FC Barcelona pada 2004. Dirinya yang saat itu masih berusia 17 tahun, 114 hari ini telah diberikan kesempatan pelatih Barca saat itu, Frank Rijkaard.

Messi mengaku momen itu menjadi momen yang tak terlupakan oleh pemain 35 tahun ini. Sejak debutnya itu, Messi menjadi penyerang Barcelona yang tak tergantikan. Dirinya juga turut membantu La Blaugrana untuk meraih treble winner pada musim 2009 dan 2015.

 

(foto: Twitter/@FIFA World Cup)

5. Juara Piala Dunia U-20

Bakatnya kemudian membuatnya dipanggil ke tim nasional Argentina U-20. Dirinya berhasil membawa tim tanggo muda itu menjadi kampiun Piala Dunia FIFA di bawah umur 20 pada tahun 2005.

Messi yang satu tim dengan penyerang tajam, Sergio Kun Aguero ini berhasil mengalahkan tim muda Nigeria dengan skor 2-1 kala itu.

 

(foto: Twitter/@FIFA World Cup)

6. Mencetak hattrick pada laga El Clasico vs Real Madrid

Musim 2006-2007 merupakan musim yang membuat dunia akhirnya mengenal siapa Lionel Messi. Pada pertandingan El Clasico melawan rival abadi mereka Real Madrid, Messi berhasil menyelamatkan wajah La Blaugrana. Dirinya berhasil mencetak hattrick ke gawang yang dijaga Iker Casillas kala itu. Sejak saat itu lah kehebatan seorang Lionel Messi terus berkembang dan rekor mulai dipecahkan olehnya.

 

(foto: Twitter/@FIFA World Cup)

7. Meraih penghargaan Ballon d'Or untuk pertama kalinya

Selanjutnya pada musim 2008-2009, Barcelona berhasil menjuarai semua kompetisi yang diikutinya. Dari mulai La Liga, Liga Champions, sampai Piala Dunia antar klub berhasil dimenangi oleh klub yang saat itu diasuh oleh Pep Guardiola.

Selain itu, pencapaian yang luar biasa itu pula yang mengantarkan Messi menjadi pemain terbaik di dunia dengan mendapatkan penghargaan Ballon D'or di tahun yang sama.

 

(foto: Twitter/@CFC)

8. Memenangkan penghargaan Ballon D'Or yang ketujuh.

Tahun 2021 dianggap sebagai prestasi pamungkas seorang Lionel Messi. Pasalnya, Messi berhasil meraih gelar Ballon D'or ketujuh. Gelar ini berhasil lewati torehan rivalnya yakni Cristiano Ronaldo.

 

(foto: Twitter/@FIFA World Cup)

9. Juara Copa America bersama timnas Argentina.

Menjuarai Copa America juga disebut sebagai pencapaian pamungkas dari Messi. Setelah selalu apes edisi sebelumnya, dirinya berhasil membawa tim negara asalnya ini meraih juara.

(foto: Twitter/@FIFA World Cup)

10. Juara Piala Dunia 2022

Dan kini, Messi pun mampu menjawab keraguan dengan manis dalam kurun 1,5 tahun terakhir. Usai membawa Argentina juara Copa America dan Finalissima, Messi menutupnya dengan juara dunia!

Maka lengkap sudah koleksi trofi dalam karier Messi, karena kemenangan Piala Dunia menjadi puncak dari perjalanan kariernya di lapangan hijau.

Setelah 1.003 pertandingan, 793 gol, 350 assist, 7 Ballon d'Or, 4 Liga Champions, 10 LaLiga, 1 Copa America, dan 1 Piala Dunia, Messi berhak menghabiskan dirinya sebagai GOAT alias Greatest of All Time.

(foto: Twitter/@FIFA World Cup)

Wah, selamat ya buat Leo 'The Goat' Messi!